CILIK-CILIK JADI JUMANTIK

Upaya pencegahan penyakit khususnya yang ditularkan oleh vektor tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga peran serta siswa-siswi, sehingga program pengendalian bisa berhasil secara maksimal. Sebagai bentuk peran serta siswa-siswi dalam mewujudkan lingkungan yang sehat bebas dari vektor penyakit khususnya di lingkungan sekolah, sehingga bisa terhindar dari penyakit yang disebabkan olek vektor penyakit, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pada tanggal 10 September 2019 diadakan penyuluhan dan pelatihan bagi siswa-siswi SD. Adapun Sekolah yang ditunjuk sebagai sasaran pembentukan Jumantik Cilik adalah SD Negeri Pakem 1 yang merupakan SD Ramah Anak. Diharapkan semua warga sekolah Ramah Anak terbebas dari penyakit Demam Berdarah Dengue. Dari 20 petugas yang ada terdiri dari 1 orang guru , 16 orang siswa (yang terdiri dari kelas 2, 3, 4, dan 5), dan 3 orang petugas dari Puskesmas Pakem.

Jumantik (Juru Pemantau Jentik) Cilik yang telah dibentuk dan dideklarasikan pada tanggal 13 September 2019 di Kecamatan Pakem bertugas untuk melakukan pemantauan jentik satu kali dalam sebulan. Untuk siswa kelas 2,3, dan 4  bertugas memantau dan memeriksa keberadaan jentik nyamuk pada tempat-tempat penampungan air dan tempat-tempat yang dapat tergenang air dengan menggunakan peralatan bateray (senter). Data dicatat pada form yang sudah disediakan. Sedangkan siswa kelas 5 bertugas menerima laporan dan merekap hasil dari pemantauan siswa kelas 2,3, dan 4.

Dari hasil yang telah direkap Jumantik Cilik akan diadakan pembinaaan dan evaluai oleh petugas dari Puskesmas Pakem.

Keterlibatan guru dalam pemantauan ini, untuk selalu mengingatkan, mengawasi dan membina anak didiknya yang bertugas sebagai Jumantik Cilik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*