PAKEM CANTIK KURANGI SAMPAH PLASTIK

  Dalam rangka mendukung pengurangan sampah nasional yang mana sampah plastik paling dominan yang menjadikan penumpukan sampah paling banyak, Kecamatan Pakem mengajak warga masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Hal ini juga sesuai dengan Surat Edaran Bupati Sleman Nomor 660/02177 tanggal 23 Agustus 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik.

Anik Widaryanti, S.P, M.Si  selaku Kepala Seksi Ekobang Kecamatan Pakem dalam sosialisasi kepada Forum UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) menyampaikan bahayanya sampah plastik. Kepada UMKM dihimbau agar menggunakan Kantung belanja yang bisa dipakai berulang kali, atau bahan lain yang bukan berasal dari plastik. Dalam mengemas produknya bisa dengan daun atau bahan lain yang tidak menimbulkan sampah an organik.

“Sampah plastik akan mengotori lingkungan, dapat menyumbat selokan dan badan air. Sampah palstik terurai lama, namun siklus pemakaiannya sangat cepat, apabila dibakar dapat menimbulkan zat beracun yang membahayakan. Apalagi plastik yang berwarna hitam, tidak diketahui secara pasti riwayat dan kandungan yang ada” kata Anik dalam penyuluhannya. Anik berharap agar anggota Forum UMKM menjadi pelopor dalam mengurangi sampah plastik.

Tanggal 13  September 2019 menjadi momen yang berharga dengan dideklarasikannya Pakem Cantik Kurangi Sampah Plastik di Halaman Kecamatan pakem. Deklarasi ini ditandatangani dari perwakilan warga masyarakat, Forkom UMKM Kecamatan, Instansi Kecamatan (Pelayanan Pendidikan, Puskesmas, KUA),  Kepala Desa se Kecamatan, Kapolres, Danramil dan Camat pakem.  Dalam komitmen ini Forum Komunikasi UMKM menyediakan kantong belanja yang bisa dipakai berulang-ulang untuk mengemas dagangan untuk para pembeli.

Barang dagangannya sudah dibungkus dengan daun jati, daun pisang, keranjang,  dan juga ada yang dibungkus dengan paranet.

Diharapkan dengan adanya deklarasi ini, masyarakat tergerak untuk melakukan pengurangan penggunaan plastik yang diawali dengan pemakaian kantung belanja non plastik. Untuk kedepannya masyarakat sudah terbiasa dengan gaya hidup non plastik, baik dalam penggunaan untuk keperluan sehari-hari maupun penggunaan tertentu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*